MACAM-MACAM SURAT

Selasa, 24 November 2009
Proforma Invoice
Posted on September 28, 2009 by rusmansyah


Miyopshi Radio Co.,
299 The Kow Loon Road,
Singapore 008
17th August, 2005
Bravo Siera Ltd.,
Jalan Braga 65
Bandung 40111
Dear Sir or Madam,
Your order no. 117
We are pleased to enclose our invoice no. 632 for the Electric Toaster ordered on 15th August.
All are available from stock and will be dispatched soon to you by air after we receive the [...]


Surat Perjanjian Kerja
Posted on September 26, 2009 by rusmansyah
PERJANJIAN KERJA
No.: 03/PK/SDM/PBS/XI/2001
Yang bertanda tangan di bawah ini:
nama : PT Bayu Sejahtera
alamat : Jl. Arief Rahman Hakim 8 Jakarta
dalam hal ini diwakili oleh Dra. Mustika Sari selaku Manajer Personalia, dan selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
nama : Ramelan
alamat : Villa Indah Permai Blok E/20 No. 1 Bekasi 10245
untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.
telah bersepakat untuk [...]





Surat Referensi
Posted on September 25, 2009 by rusmansyah
SUKSES MAKMUR
Jln. Wahid Hasyim 71 Jakarta Pusat, Telp. 2310345, 2310346; Faks. 2310333
E-mail: pemasaran@suksesmakmur.co.id; Homepage: http//www.suksesmakmur.co.id
No.: 100/PEM/SM/X/01
14 Oktober 2001
Yth. Bapak Johan Firmansyah
Manajer Personalia
PT Sarana Informatika
Jln. Suropati 23
Jakarta 10527
Perihal: Referensi
Dengan hormat,
Memenuhi surat permintaan referensi Bapak mengenai Saudara Angling Darma, kami bisa menjelaskan bahwa yang bersangkutan telah bekerja sebagai salesman di PT Sukses Makmur selama 5 tahun, [...]
Surat Undangan Perusahaan
Posted on September 23, 2009 by rusmansyah
PT ABC MOBIL
Jl. Fatahilah No 70 Jakarta Selatan 16658, Tlp. : (021) 9668557
E-mail.www.abcmobil@gmail.com, Web. www.abcmobil.com
No. : 791/SU/XII/2009
10 Desember 2008
Perihal : Undangan
PT HS’ WORD GUIDE
Jl. Rante No. 127A
Bogor 16610
Dengan hormat,
Sehubungan dengan tutup buku tahun 2008, kami bermaksud mengundang anda dalam acara ”Tahun Baru Bersama Mazda” yang akan di laksanakan pada :
hari / tanggal : Sabtu, 31 [...]

Memo internal (penegasan)
Posted on September 20, 2009 by rusmansyah
MEMO INTERNAL
No.: 17/PEM/SM/XII/01
27 Desember 2001
Kepada : Mahesa Jenar
Dari : Manajer Penjualan
Perihal : Penugasan
Tembusan : Manajer Keuangan, Manajer Personalia
Dengan hormat,
Dalam upaya pencapaian target penjualan tahun 2002, dengan ini kami menugaskan Saudara untuk melakukan pameran produk – produk PT Sukses Makmur di kota Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Bandung, dengan jadwal sebagai berikut:
Surabaya : 15 – 20 Januari 2002
Semarang : [...]
Block style with closed punctuation
Posted on August 13, 2009 by rusmansyah
HERJUNO BUSANA & CO.
Jalan Cipaganti 208 Bandung 40131
KM/CH
November 2nd, 2008
Mountleband Corporation
109 The Fifth Street,
Singapore 009
Dear Sir or Madam,
Subject: Mountleband Men’s shirts (optional)
I understand that you are dealers of men’s shirts and should like to receive your current catalogue.
Please let me have full details of Mountleband men’s shirts, especially medium size, together with the terms.
If the [...]
Indented style with open punctuation
Posted on August 13, 2009 by rusmansyah
PAUL SMITH & CARTER LTD.
27 Riverside Close
Birmingham B3 IAD
Your ref. RR/MD
10 August 2004
Our ref. JA/BS
Messrs Edwards & Blake Ltd
___Crighton Works
______Manchester
_________MI 3FY
Dear Sirs
Re Men’s Jean Trousers
Thank you for your letter of 5th August, asking for quotation of our Jean trousers and also thank you for your interest in our Jean’s trousers. The Jean’s trousers you mentioned [...]

Surat resmi? Dalam bahasa Inggris?

Surat resmi? Dalam bahasa Inggris?

Tips pertama:
Selalu gunakan kalimat pengantar dan salam penutup yang baku.
Untuk kalimat pengantar cukup gunakan: Dear Mr. atau Dear Ms.
Bila kita tidak tahu siapa yang akan menerima surat tersebut, misalnya mengirim ke alamat email umum suatu instansi bisa gunakan Dear Madam, Dear Sir,

Untuk salam penutup, saya paling senang menggunakan Sincerely yours,, sangat sopan. Tapi kalau misalnya surat menyuratnya sudah berlangsung berulang kali dengan orang yang sama, kita bisa menggunakan Best regards, atau cukup dengan Best,

Tips kedua:
Jangan lupa untuk berterima kasih.
Kalimat penutup andalan saya biasanya: I am looking forward to hearing from you. Thank you very much.
Kalimat ini memberitahukan kepada sang penerima surat kalau kita menunggu jawabannya atas permintaan kita di surat, dan kita mengucapkan banyak terima kasih sebelumnya. Sangat sopan bukan?

Untuk mengucapkan terima kasih secara umum, bisa juga menggunakan: Thank you for your kind help.

Tips ketiga:
Memohonlah dengan sopan.
Caranya gampang sekali, cukup dengan menggunakan kalimat berpola: I will be very grateful if you could ... Tinggal isi titik-titiknya dengan permohonan yang ingin diajukan. Sopan dan langsung ke tujuan.

Atau contoh dari koala manolo (lihat komentar), If you could ..., it would be most appreciated. Isi titik-titiknya dengan permintaan.

Tips keempat:
Jangan pernah menggunakan singkatan, simbol pengganti kata, atau kata yang bernuansa non-formal.
Jadi tulislah it is, bukan it's. Jangan menulis a la ABG dengan menggunakan 4 untuk for (saya pernah menerima surat yang menggunakan ini. Hampir jatuh dari kursi rasanya) atau u untuk you; dan tulislah thank you dengan baik dan benar.

Tips kelima:
Tulislah nama dengan lengkap. Kalau bisa cantumkan afiliasi di bawah nama. Tanda tangan seperti ini sangat penting, apalagi bila kita menulis surat dalam kapasitas kita sebagai pegawai kantor tertentu.

Tips keenam:
Gunakan huruf besar dan tanda baca dengan baik. Huruf kecil memang imut, tapi dalam surat lebih penting menunjukkan kemampuan kita dalam menggunakan tata bahasa dengan baik dan benar, daripada menunjukkan jiwa kita yang mencintai keunikan.

Kalau kita menggunakan tips singkat ini kepada contoh surat di atas, maka hasilnya menjadi sebagai berikut:

Dear Madam, Dear Sir,

I am X, from Y. I am interested in Z.

I will be very grateful if you could inform me the application deadline and eligibility. I wonder if you could also send me the application form. If it is not possible, I will be thankful if you could inform me where I can find it.

I am looking forward to hearing from you. Thank you very much.

Sincerely yours,

X

BAGAIMANA MENULIS PROPOSAL YANG BAIK?

Jumat, 13 November 2009
VIDEOCONFERENCE SEMINAR
BAGAIMANA MENULIS
PROPOSAL YANG BAIK?
ROOSMALAWATI RUSMAN
JAKARTA, 28 JULI 2003

TIGA KEPUTUSAN YANG HARUS DIAMBIL SEBELUM MELAKUKAN PENELITIAN :
 Keputusan metodologis, yang intinya
berkaitan dengan substansi penelitian
 Keputusan organisatoris, yakni
bagaimana penelitian tersebut akan
diorganisasikan.
 Keputusan pendanaan, yang berkaitan
dengan masalah keuangan/budget

SISTEMATIKA & ISI PROPOSAL UNDP :
I. LATAR BELAKANG
1. KONTEKS PROYEK
2. KERJASAMA DAN INISIATIF TERKAIT
3. PENGALAMAN TERKAIT
II. GAMBARAN PROYEK
1. TUJUAN KEMITRAAN & STRATEGI PROYEK
2. DAMPAK YANG DIHARAPKAN
3. TUJUAN, HASIL & KEGIATAN PROYEK
4. INPUT PROYEK
III. MANAJEMEN DAN EVALUASI PROYEK
1. PERENCANAAN PROYEK
2. MANAJEMEN & AKUNTABILITAS Proyek
3. Penguatan kapasitas
4. Monitoring & evaluasi
IV. Annexes

SISTEMATIKA & ISI PROPOSAL RUKK :
1. JUDUL RISET
2. ABSTRAK
3. PENDAHULUAN
4. KERANGKA KONSEPTUAL
5. METODOLOGI
6. DESAIN RISET
7. JADWAL KEGIATAN
8. BIAYA DAN RINCIAN BIAYA
9. RIWAYAT HIDUP LENGKAP TIM PENELITI
(DISAMPAIKAN TERPISAH DARI PROPOSAL
RISET )

LATAR BELAKANG/PENDAHULUAN :
1) MULAI DENGAN SESUATU YANG AKAN MENARIK
PERHATIAN PEMBACA, MISALNYA DENGAN DATA
ATAU SEBUAH KUTIPAN ATAU CERITA SINGKAT
2) AJUKAN PERTANYAAN-PERTANYAAN YANG MUNCUL
DARI BENAK KITA, YANG MENUNJUKKAN ADANYA
KEINGIN-TAHUAN KITA. MENGAPA KITA TERTARIK
DAN INGIN MENGETAHUI/MEMAHAMI TOPIK
TERSEBUT;
3) JELASKAN ALASAN-ALASAN MENGAPA PERLU/
HARUS DILAKUKAN PENELITIAN; UNTUK ITU PERLU
DIKEMUKAKAN LITERATUR/TULISAN YANG
MENYEBUT PERLUNYA DILAKUKAN PENELITIAN
DALAM TOPIK INI, KURANGNYA PERHATIAN PADA
TOPIK INI DAN KEMUKAKAN PULA MANFAAT DARI
STUDI YANG AKAN DILAKUKAN.
4) JELASKAN BAGAIMANA KITA AKAN
MELAKUKAN PENELITIAN
5) JELASKAN SIAPA YANG AKAN
MEMPEROLEH BENEFIT DARI HASIL
PENELITIAN KITA
6) JELASKAN LUARAN YANG AKAN
DIHASILKAN DARI PENELITIAN INI
7) AKHIRI BAGIAN PENGANTAR DENGAN
SUATU OVERVIEW DARI RANCANGAN
YANG KITA BUAT.


LATAR BELAKANG/PENDAHULUAN :
" ALUR PIKIR YANG JELAS MENGENAI
PEMILIHAN MASALAH DAN MENGAPA
MASALAH TERSEBUT PERLU DITELITI
" SECARA SEDERHANA DAPAT DIRUMUSKAN:
1. WHAT IS THE PROBLEM?
2. WHY IS IT A PROBLEM?
3. WHERE?
4. WHO HAS DONE WHAT ABOUT RESEARCH ON
THIS PROBLEM?

PROSES PERUMUSAN MASALAH :


MASALAH UMUM MASALAH KHUSUS RUMUSAN MASALAH




HIPOTESA: TIDAK ADA DALAM KETIGA
PROPOSAL: TIDAK DIMINTA

 SUATU DUGAAN TENTANG ADA/ TIDAKNYA
HUBUNGAN SEBAB AKIBAT
 TIDAK SELALU DIKEMUKAKAN DALAM
PENELITIAN YANG EKSPLORATIF
 DALAM EXPLANATORY RESEARCH, HARUS
DIKEMUKAKAN DENGAN JELAS, KARENA
TUJUANNYA UNTUK MENGUJI HIPOTESA
 UNTUK MERUMUSKAN HIPOTESA DENGAN
TEPAT, DIPERLUKAN INFORMASI YANG
MEMADAI TENTANG MASALAH DAN
KEMAMPUAN MENGANALISIS ADA/TIDAKNYA
HUBUNGAN.

METODE PENELITIAN: BUKAN
METODOLOGI

 PENDEKATAN, KONSEP & DEFINISI YANG
DIPAKAI
 TEKNIK PENGUMPULAN DATA
 TEKNIK ANALISA DATA
 PERMASALAHAN & LIMITASI DATA
 POPULASI DAN SAMPLE
 PENENTUAN DAERAH PENELITIAN

proposal niaga

Sekretariat: Perumahan Vila Mutiara Cinere Blok D12/03 - Tlp. 0817188836
PROPOSAL
DEKLARASI KOMUNITAS SEPEDA
VILA MUTIARA CINERE






2

DAFTAR ISI
Surat Pengantar .................................................................................. ii
Daftar Isi ........................................................................................... iii
Latar Belakang .................................................................................... 1
Tujuan Kegiatan .................................................................................. 2
Bentuk Kegiatan ……………………………………………………………………………………………… 2
Peserta .............................................................................................. 2
Waktu Pelaksanaan ............................................................................... 3
Anggaran Biaya .................................................................................... 3
Panitia Pelaksana .................................................................................. 3
Penutup .............................................................................................. 4
Lampiran 1 : Agenda Acara ……………………………………………………………………… 5
Lampiran 2 : Contoh Desain Kaos dan Banner …………………………………………….. 6
3
No : 02/K-Vmac/XII/2007
Lamp : 1 Berkas
Hal : Permohonan Sponsor
Kepada:
Yth. Ibu Ariyanti R Gani,
PT. Bank Niaga, Tbk
Niaga Tower Lt. 9
Jln. Jendral Sudirman
Jakarta Selatan
Cc: Ibu Susi
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan kegiatan yang akan kami selenggarakan pada:
Hari, tanggal : Sabtu, 26 Januari 2008
Nama Kegiatan : Pendeklarasian V-Mac dan Genjot Bareng
Tempat : Vila Mutiara Cinere – Depok
Dengan ini kami mengajukan proposal untuk sponsor pada kegiatan
tersebut dengan kompensasi kami bersedia memasang umbul-umbul dan
pemasangan logo Bank Niaga pada T-shirt dan spanduk sebagaimana
desain terlampir.
Besar harapan kami kiranya PT. Bank Niaga, Tbk menjadi sponsor dalam
kegiatan kami.
Demikian kami sampikan,atas kerjasamanya kami mengucapkan
terimakasih.
Depok, 10 Desember 2007
Ketua Pelaksana Sekretaris,
Ahmad Fauzie Ade Candra
0817188836 08129621416
4
PROPOSAL
KOMUNITAS SEPEDA VILA MUTIARA CINERE
(VILA MUTIARA CINERE CYCLING COMMUNITY)
Latar Belakang
Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup
sehat ditunjukan dengan melakukan kegiatan-kegiatan olah
raga. Kegiatan olah raga yang dilakukan secara rutin akan
meningkatkan stamina dan vitalitas tubuh, sehingga akan
memberikan dampak pada meningkatnya stamina dan
produktivitas kerja.
Salah satu kegiatan olah raga yang beberapa tahun
belakangan ini semakin meningkat adalah bersepeda, baik
bersepeda santai, sepeda gunung, sepeda cepat (balap),
sepeda ke kantor, sepeda ke sekolah/kampus, bahkan
sepeda antik (onthel). Hal ini juga ditunjukan dengan
tumbuh dan berkembangnhya komunitas-komunitas sepeda,
khususnya di kawasan kota-kota besar seperti Yogyakarta,
Bandung, dan Jakarta (Jabodetabek).
Menjamurnya komunitas pesepeda tersebut selain dilandasi
oleh alasan pentingnya hidup sehat, hobi, juga kepekaan
terhadap terciptanya lingkungan yang bebas polusi udara
dan isu pemanasan global (global warming).
Diantara komunitas-komunitas tersebut biasanya terdapat
keterkaitan antara sesama anggotanya, misalnya anggota
komunitas MTB-Indonesia sebagiannya juga merupakan
anggota komunitas B2W-Indonesia, dengan demikian maka
antara satu komunitas dengan komunitas sepeda lainnya
terjadi jalinan yang erat dan saling mendukung.
Dalam skala yang lebih kecil, tumbuh juga komunitas-
komunitas sepeda di lingkungan tempat tinggal, misalnya
Sawangan Cycling Community, Cinere Cycling Community,
Depok Cycling Community, dan lain-lain.
Sejalan dengan hal tersebut, maka kami yang berdomisili di
lingkungan perumahan Vila Mutiara Cinere bermaksud untuk
mendeklarasikan berdirinya komunitas sepeda warga
perumahan Vila Mutiara Cinere.
Komunitas pesepeda Vila Mutiara Cinere dimulai pada awal
tahun 2006 oleh beberapa orang yang juga anggota
komunitas b2w-indonesia. Kegiatan tersebut dilandasi
dengan keinginan untuk menumbuhkan kesadaran warga
untuk berolahraga sepeda, berpartisipasi aktif dalam
mengurangi pencemaran udara (polusi) dan penggunaan
BBM, dan mempererat tali persaudaraan (brotherhood)
sesama warga perumahan Vila Mutiara Cinere. Setelah
5
berjalan lebih dari satu tahun maka semakin banyak warga
yang tertarik dan ikut bergabung dengan komunitas ini.
Dengan kesepakatan, akhirnya pada 7 Juli 2007 ditetapkan
beridirinya komunitas sepeda warga perumahan Vila Mutiara
Cinere dengan nama “V-Mac Cycling Community” (V-Mac
merupakan kepedekan dari Vila Mutiara Cinere).
Kegiatan komunitas ini diantaranya adalah:
1. Bersepeda ke kantor
2. Bersepeda santai di hari minggu pagi
3. Tour Sepeda Gunung ke luar kota
4. Cross Country
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini adalah:
1. Mendeklarasikan berdirinya komunitas sepeda Vila
mutiara Cinere (launching)
2. Menjalin perkenalan dan persaudaraan pesepeda antar
komunitas sepeda
3. Memperkenalkan track baru bersepeda kepada komunitas
lain.
4. Sebagai media campaign untuk menumbuhkan kesadaran
masyarakat untuk berolahraga sepeda dan berpartisipasi
aktif dalam mengurangi pencemaran udara (polusi)
dengan mengurangi penggunaan BBM.
Kegiatan
1. Deklarasi V-Mac Cycling Community
2. Ramah-tamah
3. Genjot Bareng - Tour the new track (± 60Km dengan
medan 60% cross country dan 40% on-road)
Peserta
Kegiatan ini akan dihadiri oleh komunitas-komunitas sepeda
yang ada di Jakarta, Depok, dan sekitarnya. Perkiraan
jumlah peserta berdasarkan undangan yang sudah
disampaikan kepada komunitas Pekerja Bersepeda Indonesia
(B2W-Indonesia), Sawangan Cycling Comunty (Casyc),
Cinere Cycling Community (Cinesys), komunitas MTB-
Indonesia, tersebut adalah sekiat 200 orang.
6
Waktu
Kegiatan akan dilaksankan pada hari sabtu, tanggal 26
Januari 2008 dengan agenda acara sebagaimana terlampir.
Anggaran Biaya
Kesekretariatan : Rp 200.000
Dokumentasi : Rp 150.000
P3K : Rp 200.000
Snack : Rp 1.200.000
Makan Siang : Rp 2.400.000
Kaos (disain terlampir) : Rp 8.000.000
Keamanan : Rp 150.000+
JUMLAH : Rp 12.300.000
Sumber Dana
Sumber dana untuk kegiatan ini bersal dari sumbangan
donatur dan perusahaan sponsor.
Panitia Pelaksana
Pelindung : Bp. Zulkarnain
Ketua RW 11 – Vila Mutiara Cinere
Ketua Panitia : Bp. Ahmad Fauzie (Ketua V-Mac)
Wakil Ketua : Bp Harri
Sekretaris : Bp. Ade
Bendahara : Bp. Dion
Seksi Konsumsi : Bp. Deddy
Ibu. Liem
Ibu. Wati
Ibu. Dwi
Ibu. Rita
Seksi Acara : Bp. Sarwo Edi
Bp. Wisnu
Bp. Suryo
Bp. Edi
Bp. Wayan
Bp. Shidiq
Seksi Perlengkapan : Bp, Taufik
Bp. Udin
Keamanan : Bp. Sutisna
Bp. Karmin
Bp. Wahyudin
7
Penutup
Demikian proposal ini kami sampaikan, semoga dapat
memberikan informasi yang cukup jelas sehingga
dapat menjalin kerjasama yang baik.
Atas kerjasama dan kebijaksanaannya, kami
mengucapkan terimakasih.
8
Lampiran 1: Agenda Acara
AGENDA ACARA
06.00 – 07.00 : Peserta berkumpul di Lapangan Blok D - Vila Mutiara Cinere
07.00 – 07.15 : Sambutan dan pendeklarasian V-Mac Cycling Community
07.15 – 07.25 : Penutupan dan pembacaan do’a
07.30 - 09.30 : Pemberangatan peserta Tour New Track Etape-1
09.30 – 10.00 : Istirahat pos 1
10.00 - 12.00 : Pemberangkatan peserta Tour New Track Etape-2
12.00 – 13.00 : Istirahat dan makan siang, peserta kembali ke rumah
masing-masing
9
Lampiran 2 : Contoh Desain Kaos dan Banner
Contoh Desain T-Shirt
Contoh desain banne

SISTEMATIKA PROPOSAL SKRIPSI

SISTEMATIKA PROPOSAL SKRIPSI
PEDOMAN PENULISAN PROPOSAL SKRIPSI LENGKAP

Proposal Skripsi yang ditulis harus mengikuti pedoman yang telah ditetapkan.
A. Format Penulisan dan Pengetikan Artikel
1. Artikel harus diketik 1 (satu) spasi pada kertas ukuran A4 dengan panjang artikel
maksimal 12 (dua belas) halaman, tidak termasuk daftar pustaka. Batas tepi atas,
bawah, dan kanan dibuat 2,5 cm dan untuk tepi kiri 3 cm. Jenis huruf Times New
Roman ukuran 12 (kecuali judul artikel ukuran 14), menggunakan pengolah kata MS
Word 2003.
2. Halaman pertama harus mencantumkan judul tulisan, nama penulis, npm, alamat
email.
3. Penomoran menggunakan angka Arab.
4. Alinea kedua dan seterusnya dimulai pada ketukan kesepuluh dari batas tepi kiri
ketikan
5. Penomoran halaman judul sampai dengan daftar pustaka menggunakan angka Arab,
ditempatkan di tepi bawah tengah, dari tepi bawah ke atas 1,5cm.
6. Tabel, gambar, dan grafik harus diberi nomor dengan menggunakan angka Arab serta
dicantumkan sumber atau acuannya. Penomoran tabel diletakkan pada bagian atas
tabel, sedangkan penomoran gambar dan grafik diletakkan pada bagian bawah
gambar atau grafik.
B. Kata Kunci (Keywords)
Setelah intisari cantumkan 4 (empat) – 5 (lima) kata kunci menyangkut isi artikel.
C. Sitasi Pustaka
Karya yang diacu harus menggunakan “sistem penulis-tahun-halaman” yang mengacu
pada daftar pustaka.
1. Dalam teks, karya diacu dengan cara menulis nama akhir/keluarga penulis dan tahun
serta halaman dalam tanda kurung, contoh: untuk satu penulis (Gitman, 2006:99), dua
penulis (Van Horne dan Wachowiz, 2000:88), lebih dari 2 penulis (Said et al.,
2001:30).
2. Apabila sitasi pustaka lebih dari satu tulisan oleh penulis yang sama dalam tahun
penerbitan yang sama, gunakan akhiran a, b dan seterusnya setelah tahun pada acuan,
contoh: (Hadianto, 2007a:28) atau (Hadianto, 2007b:20).
3. Sitasi pustaka yang merupakan karya institusional sedapat mungkin harus
menggunakan akronim atau singkatan sependek mungkin, contoh: (BPS, 2005).
2
D. Daftar Pustaka
Setiap artikel harus mencantumkan daftar pustaka yang isinya hanya karya yang diacu.
Untuk daftar pustaka, gunakan format berikut:
1. Urutkan pustaka berdasarkan abjad, sesuai dengan nama akhir/keluarga pengarang
atau institusi yang bertanggung jawab atas suatu karya.
2. Gunakan inisial nama depan dari penulis.
3. Judul jurnal tidak boleh disingkat.
4. Kalau lebih dari satu karya oleh penulis yang sama, urutkan secara kronologis waktu
terbitan. Dua karya atau lebih dalam satu tahun oleh penulis yang sama dibedakan
dengan huruf setelah tahun.
Beberapa contoh penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
a. Untuk jurnal/majalah ilmiah
Anastasia, N., Gunawan, Y.W., dan Wijiyanti, I., (2002), “Analisis Fundamental dan
Risiko Sistematik Terhadap Harga Saham Properti di Bursa Efek Jakarta”,
Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6 (1), hal. 123-132.
Saatcioglu, K., dan Starks, L.T., (1998), “The Stock Price-Volume Relationship in
Emerging Stock Market: The case of Latin America”, International Journal of
Forecasting, 14 (2), hal. 215-225.
b. Untuk buku
Gitman, L.J., (2006), Principle of Managerial Finance. 11th Edition. Pearson Addison-
Wesley, Boston.
Supranto, J., (2001), Statistik: Teori dan Aplikasi, Edisi Keenam, Jilid Kedua, Penerbit
Erlangga, Jakarta.
c. Untuk makalah dan karya ilmiah lainnya yang tidak diterbitkan.
Hadianto, B., (2007), Pengaruh Volume Perdagangan dan Risiko Sistematik Terhadap
Return Saham Telkom dan Indosat di Bursa Efek Jakarta selama 1997-2004.
Tesis Magister Sains, Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Bandung
(tidak dipublikasikan).
d. Untuk referensi yang diakses dari internet
Hernanda, A.R., (2008), “Harga Benih Sawit Diperkirakan Melonjak”, Harian Bisnis
Indonesia, 13 Maret 2008 diakses dari http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisiharian/
agribisnis/1id48618.html pada tanggal 1 April 2008.
E. Catatan Kaki
Catatan kaki tidak digunakan untuk sitasi. Catatan kaki tekstual harus digunakan hanya
untuk perluasan informasi yang jika dimasukkan dalam teks bisa mengganggu kontinuitas
bacaan.
3
F. Sistematika Penulisan
Agar lebih jelas maka akan diberikan contoh Proposal Skripsi singkat (lihat halaman
berikutnya).

PROPOSAL SKRIPSI

PROPOSAL SKRIPSI

PENGARUH RASIO FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA
SAHAM SEKTOR TELEKOMUNIKASI SELAMA PERIODE
1997-2005
DI BURSA EFEK JAKARTA
Herlina1)


1.Pendahuluan
Mencakup latar belakang dan tujuan penelitian
2.Telaah Pustaka, Kerangka Pemikiran, dan Pengembangan Hipotesis
Mencakup tinjauan pustaka mengenai topik yang dipilih, studi empirik yang terkait
sehubungan dengan topik yang yang diteliti, dan pengembangan hipotesis penelitian
berdasarkan tinjauan teoritis, termasuk penelitian sebelumnya (jika ada).
3.Metode Penelitian
Mencakup jenis penelitian, operasionalisasi variabel penelitian, metode
pengumpulan data yang mencakup teknik penentuan sampel dan teknik
pengumpulan data, serta teknik analisis data yang digunakan.
4.Hasil Yang Diharapkan
Mencakup deskripsi hasil dan pembahasan hipotesis penelitian.
Daftar Pustaka
Jumlah halaman Poposal dibatasi maksimum 20 halaman (termasuk tabel, gambar,
daftar pustaka), proposal diserahkan paling lambat akhir Februari 2009 dijilid.

example proposal

Activity proposal: Soil and plant assessment post-tsunami
IGM. Subiksa dan Achmad Rachman
Indonesian Soil Research Institute
Key messages
• Soil, water or plant sampling must be done carefully, because the sample will represent soil condition over several hectares.
• The quality of soil, water and plant sampling will determine:
⎯ the accuracy of test results
⎯ the success of land management.

Introduction
Natural healing of tsunami-affected agricultural land depends on landform, soil texture, soil type and rainfall. Concave landforms need more restoration time than flat or convex landforms because salt accumulates in the dips and depressions. Land with sandy texture and low CEC tends to heal faster than clayey soils with high CEC. Mineral soils will heal more slowly than peat soils. Indeed, seawater may have a good effect on peat chemical properties. Finally, rainfall is the main factor in restoring soils health; the higher the rainfall, the faster the soil is leached of salts.
This training activity aims to:
• collect data on soil, water and plants over time, and evaluate the impact of the tsunami on the landscape
• identify the areas still affected by the tsunami.

Expected outputs are:
• time series information on physical and chemical properties of soil and water after the tsunami
• maps of the areas still affected by the tsunami.

Methodology
Materials and tools
Materials needed for this activity are soil maps, topographic maps, plastic bags, bottles, stationery, label paper, and chemicals for soil analysis. Tools needed are EC meter, PUTS or trough pH, sample auger, and laboratory tools for analysis.
Site sampling selection
Soil sampling will be done in several agro-ecosystems namely sawah, rain fed areas, upland and swampland. Sampling sites will represent soil types or soil texture types and be free of accumulated manure, straw or ash. The sampling site should represent general land condition.The soil and water sampling site in each agro-ecosystem will refer to a toposequence or soil mapping unit (polygon) in the topographic map. The land coordinate (refer to UTM) should be determined to ensure that further sampling is on the same site. Each sampling site will be plotted on the soil map or topographic map.
Methods of soil/water sampling
In each site, two soil samples will be taken at 0-20 cm and 20-40 cm depths. Each sample will be a composite of five sub-samples taken within a 5 m radius using a Belgie auger or tube sampler. For analysis purposes we need about 0.5 kg for each sample in a clearly labelled plastic bag. The label will include the sample number, depth of soil taken, and location. Sample details will also be entered in a notebook with the date of sampling and site coordinates (refer to UTM).
For the analysis of physical soil properties, three core samples will be taken at 0-10 cm, 10-20 cm, 20-30 cm and 0-40 cm depth.
Water samples, 0.5 litres each, will be taken from the same site (ground water or surface water) and from the nearest river or creek. Samples should be free of debris and mud, bottled, and clearly labelled.
Samples will be taken every three months (ie four times a year) at the same site to assess nutrient dynamics and rate of natural land healing.
Soil and water analysis
The soil samples will be analysed in the laboratory for soil texture, organic matter, EC, pH, phosphorus, potassium (HCl 25% extractable), phosphorus (Bray), potassium (Morgan), cations, cation exchange capacity, aluminium, hydrogen and DTPA micronutrients. Soil properties such as pH and EC can be measured in the field. Water samples will be analysed for pH, EC and mineral content.
Soil and water data interpretations
The analysis results will be evaluated immediately and linked with plant growth. The assumption is that the tsunami introduced high salt levels (EC > 40 dS/m) in the soil, so tsunami effects will be observed in EC, pH, ESP and SAR parameters. Soil EC of <2 dS/m is generally not harmful for growth of most plants. Soil pH > 6,0 indicates that base cations are dominating the exchange complex. The value of ESP (exchangeable sodium percentage) of about 10% is considered as the presence of sodium hazard (sodicity). The SAR (sodium absorption ratio) value for soil and irrigation water must not exceed 10 for soil with low salinity. The SAR critical value is lower in more saline soil.
Nutrient dynamics will be observed in graphs of the time series data which will show nutrient dynamics over the year. This information will help us evaluate nutrient balances and recommend strategies for amelioration and fertilising, which can then be extended to similarly affected land elsewhere.
Plant growth evaluation
Crop performance could provide indications of physical and chemical soil conditions. For instance, in rice crops, stunted growth or burnt leaf tips indicate strong salinity. Plant growth in tsunami and non-tsunami areas will be compared to learn to recognise tsunami effects on plants so that we can take appropriate actions to restore soil health.