SDLC (System Development Life Cycle)

Kamis, 25 Februari 2010
Usulan Perkembangan Metodologi SDLC Untuk Sistem Informasi Web

System development life crcyle
Dari Kebanyakan software developer menganggap pengembangan software adalah sebatas melakukan coding menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Padahal, coding adalah salah satu langkah dalam sebuah metodelogi pengembangan software, yang dikenal dengan istilah Systems Development Life Cycle (SDLC). Tanpa memahami SDLC, alih-alih menjadi solusi, software yang dihasilkan justru akan menjadi sumber masalah baru di kemudian hari.


Apa itu SDLC?

Systems Development Life Cycle, atau SDLC (Daur hidup pengembangan sistem) adalah proses yang digunakan oleh analis sistem untuk menggembangkan sistem informasi, mulai dari penentuan kebutuhan, serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi
SDLC berfungsi untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama dan langkah-langkah
dari setiap tahapan yang secara garis besar terbagi dalam tiga kegiatan
utama, yaitu :
a. Analysis
b. Design
c. Implementation

A .ANALYSIS
Dalam tahap analisis ini, digunakan oleh analis sistem untuk :
a. Membuat keputusan apabila sistem saat ini mempunyai masalah atau sudah tidak berfungsi secara baik dan hasil analisisnya digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki sistem
b. Mengetahui ruang lingkup pekerjaannya yang akan ditanganinya.
c. Memahami sistem yang sedang berjalan saat ini
d. Mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya
B. DESIGN
Dalam tahap perancangan (desgin) memiliki tujuan, yaitu untuk :
a. Mendesain sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan yang diperoleh dari pemilihan alternatif sistem yang terbaik.
C. IMPLEMENTATION
Dalam tahap implementasi memiliki beberapa tujuan, yaitu untuk :
a. Melakukan kegiatan spesifikasi rancangan logikal ke dalam kegiatan yang sebenarnya dari sistem informasi yang akan dibangunnya atau dikembangkannya.
b. Mengimplementasikan sistem yang baru.
c. Menjamin bahwa sistem yang baru dapat berjalan secara optimal.
 Langkah-langkah dalam SDLC
1. Studi kelayakan.
Dilakukan oleh software developer dengan mempelajari konsep sistem yang diinginkan oleh pihak manaje-men, apakah sistem baru tersebut realistis dalam masalah pembiay-aan, waktu, serta perbedaan dengan sistem yang ada sekarang. Biasanya, dalam tahap ini diputuskan untuk meng-update sistem yang ada, atau menggantinya dengan yang baru.
2. Analisis.
Pengguna dan software developer bekerja sama mengumpulkan, mempelajari, dan merumuskan kebutuhan-kebutuhan bisnis.
3. Desain.
Pada langkah ini dilakukan pembuatan blueprint sistem. Di dalamnya termasuk penyesuaian dengan arsitektur telekomunikasi, hardware, dan software untuk pengembangan lebih lanjut, serta membuat model sistem menciptakan model graphical user interface (GUI), database, dan lain-lain.
4. Pengembangan.
Di sini, barulah para programmer melakukan coding untuk mene-rapkan desain ke dalam sistem yang sesungguhnya, membuat program, dan menyiapkan database.
5. Pengujian.
Setelah sistem berhasil dikembang-kan, langkah selanjutnya adalah pengujian untuk melihat apakah sis-tem telah sesuai dengan harapan dan kebutuhan pengguna. Dalam tahap ini, juga dilakukan debugging dan penyesuaian-penyesuaian akhir.
6. Implementasi.
Pada tahap ini, software yang telah diuji siap diimplementasikan ke dalam sistem pengguna. Pembuatan user guide dan pelatihan juga dilaku-kan dalam tahap ini.
7. Perawatan.
Perawatan dimaksudkan agar sistem yang telah diimplemantasikan dapat me ngikuti perkembangan dan pe-rubahan apapun, yang terjadi guna meraih tujuan penggunaannya. Help desk untuk membantu pengguna, serta perubahan yang dianggap pent-ing dapat dilakukan terhadap sistem dalam tahap ini.


 Latar Belakang

Teknologi perkembangan Web semakin berkembang, baik dari sisi teknologi maupun
dari sisi user. Transaksi penjualan dan pembelian kini tidak hanya dilakukan secara lansung, seperti bertemu pembeli dan penjual dalam satu tempat, namun dengan adanya Web atau dikenal dengan Web site bisnis transaksi dapat dilakukan secara online. Contoh situs yang menggunakan transaksi penjualan dan pembelian secara online adalah www.amazon.com dan situs pelelangan www.ebay.com Dalam membangun sistem informasi Web, yang menjadi kendala dalam metodologi yang akan digunakan adalah tidak diketahui karateristik dari user dan jumlah user yang luas dan tersebar di seluruh dunia. Perbedaan dan pemahaman skill dari user, kemudian teknologi dan bahasa dari user menjadi masalah tersendiri dalam membangun sistem informasi Web . Dalam paper ini dipaparkan tahap –tahap atau teknik yang digunakan untuk membuat system informasi web. Dalam tahapan selanjutnya dibahas tentang kendala dalam sistem informasi. Tahapan selanjutnya perbandingan metodologi dalam membangun sistem informasi Web serta metodologi yang diusulkan dalam membangun sistem informasi Web.
 METODE
Pengembangan Metodologi untuk Sistem informasi Web dalam project ini berdasarkan banyak literature, tahapan dalam methodology ini sama dengan SDLC (Sistem Development Life Cycle) dan berfokus pada metode dan teknis yang digunakan Tahapan SDLC dalam pengembangan sistem informasi Web :
1. Planning
2. Analisa
• Analisa Teknologi
• Analisa Informasi
• Analisa User
• Update Informasi atau update teknologi ( Maintenance )
3. Desain
•Desain Informasi •Database Design
•Desain Grafik •PHP Library Development
•Database Application •Model Development
4. Implementasi
•Desain Review •Pemilihan Sumber daya Hardware, Software
•Penulisan Program dan Instalasi •Pengujian Web dan Dokumen Web


Struktur Metodologi SDLC dalam pengembangan sistem informasi Web



Usulan Perkembangan Metodologi SDLC Untuk Sistem Informasi Web

Tahap Planning
Dalam tahap ini sama dengan tahap SDLC yaitu terdapat tahapan [4] :
•Feasibility yaitu keberadaan dari legalitas, organisasi, teknik, dan ekonomi
•Sistem Investigasi berupa wawancara, observasi, quesioner. Dalam tahapan ini jika tahap feasibility hasilnya baik, maka ke tahap investigasi dalam tahap ini, client diberikan sebuah form yang nantinya form ini dapat digunakan untuk mencatat kebutuhan dari client.






 Tahap Analisa.
Pada tahap ini dibagi menjadi beberapa langkah [ 3] :
•Analisa Teknologi , teknologi yang digunakan, pemilihan desain Web, desain grafis.
•Analisa Informasi, mengenai informasi static dan informasi dinamis yang digunakan
•Analisa User, Kategori user yang digunakan dalam sistem informasi Web.
•Analisa Biaya dan Resiko

Dalam tahap analisa menggunakan metoda prototype yang akan dilakukan iterasi oleh user, dan penggunaan dokumen disetiap iterasi untuk memudahkan dalam pengembangan kemajuan yang telah dilakukan oleh user. Prototype [6] adalah proses membangun sebuah sistem dalam sebuah model. Dalam
pengertian sistem informasi prototype digunakan untuk membantu sistem desain yang akan dibangun sistem informasi secara intitusi dan mudah diubah untuk end user, prototype merupakan bagian dari proses iterative phase membuka halaman yang ingin ditampilkan. Hal ini berkaitan dengan bandwidth yang dimiliki oleh user. Umumnya user akan meninggalkan Web tersebut jika membutuhkan instalasi dan download untuk membuka sebuah situs.

Tahap Desain
Pada tahap desain dapat dibagi menjadi 2 hal yaitu :
•Tahap Desain Informasi
•Tahap Desain Grafik Jika sistem informasi Web menggunakan database maka dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu :
•Model Development
•Desain Database
1.Tahap Desain Informasi

Tahap informasi, seperti desain dari set hyperlink-link halaman Web. Atau juga struktur desain dari database dan proses dari data. Dalam tahap ini dihasilkan dalam bentuk diagram yang menggambarkan informasi dalam bentuk hierarki.

2.Tahap Desain Grafis
Dalam tahap Desain grafik diperlukan kesesuaian dari [8] :
•Warna
•Layout ( tampilan )
•Gambar dan graphic
Semuanya menjadi kesatuan agar terlihat menarik. Tidak lupa menambahkan logo perusahaan . Dalam tahap desain, dilakukan iterasi dengan user mengenai tampilan desain yang akan dibuat. User akan mengikuti perkembangan project dan permintaan user yang berubah – ubah dapat dihindari ditahap ini.

3.Model Development
Merupakan model yang akan digunakan sebagai arsiteketur sistem. Model ini menggambarkan relationship (hubungan) dari sistem keseluruhan, antara semua fungsi dalam module yang terpisah, perubahan atau perpindahan data dari module dalam sistem.

4.Desain Database
•Diskon harga
•Update informasi tentang produk yang dijual. Terdaftar dalam search engine.
Metoda yang praktis dan cepat untuk mengenalkan situs. Dapat melalui Google, Yahoo atau MSN dapat juga mengikuti mailing list, link dalam Website lain .
 Tahap Implementasi
Dalam tahap terakhir ini menjadi beberapa langkah yaitu [3] :
•Desain Review
•Pemilihan Sumber daya Hardware, Software
•Penulisan Program dan Instalasi
•Pengujian Web dan Dokumen Web
•Update Informasi atau update teknologi ( Maintenance )

>3.Studi Kasus
Dalam kasus ini mengambil studi kasus
perusahaan handphone yang ingin meluaskan
pangsa pasarnya, dengan cara pembelian HP
dilakukan dengan online atau lewat internet.
Dalam merancang sistem ini maka akan
dilakukan metodologi yang telah diusulkan
dalam sistem informasi web.
Dalam metodologi ini terdapat beberapa tahapan:
1. Planning
2. Analisa
· Analisa Teknologi
· Analisa Informasi
· Analisa User
· Analisa Biaya dan Resiko
3. Desain
· Desain Informasi
· Desain Grafik
· Database Application
· Model Development



3.1 Planning
Diasumsikan feasibility dalam
perusahaan tersebut lengkap, seperti keabsahan
dari perusahaan dari segi hukum, kemajuan
perusahaan tersebut dari segi ekonomi, struktur
organisasi yang ada, visi dan misi perusahaan.
Setelah hal tersebut dipenuhi maka masuk ke
tahap selanjutnya yaitu sistem investigasi
Dalam sistem investigasi, dapat berupa
wawancara, kuosiener atau observation. Dalam
tahap ini hal yang pertama dilakukan adalah
memberikan form ke user yang digunakan untuk
mengetahui permintaan user. Diasumsikan user
telah mengisi form tersebut, dan salah satu
contohnya sebagai berikut:



Service yang digunakan


3.2 Analisa User
Dalam tahap ini mengidentifikasi
kategori user yang akan melihat sistem yang
akan dibuat. Hasil akhirnya adalah menambah
user yang online dalam situs yang dibuat.untuk
semua kategori user. Dalam tahap analisa ini
dikategorikan user:
- User yang tidak memahami
teknologi web dapat
menjelajah isi web yang ada
tanpa ada kesulitan
- User yang sudah paham dalam
teknologi web akan selalumengunjungi situs, untuk
mengetahui informasi dalam
web tersebut.
- Semua user akan mudah
melakukan pencarian dalam
produk yang dicari.
3.3 Database Desain
Merupakan tahap dalam memodelkan
desain database atau desain table, hubungan
antara table, atau pula normalisasi table.
Contoh :
Tabel 3. Ilustrasi Database Desain


4.Kesimpulan
1. Metodologi yang diusulkan
dalam pengembangan sistem Web
berasal dari banyak literatur tentang tips
dan trik dalam merancang Web site,dan artikel mengenai sukses dan
gagalnya dalam merancang Web site.
2. Dengan metodologi ini
diharapkan akan mengambil user –user
baru dan akan selalu melihat Web site,
dengan selalu mengupdate informasi
dan tampilan desain dibuat baik dan
cepat dalam menjalankan Web site.
3. Pengembangan metodologi ini
menganalisa sistem informasi Web
secara umum, domain dengan kasus
tertentu dapat disesuaikan dibagian
analisa, seperti e-commerce, elearning
atau yang lainnya dan untuk
analisa dengan domain tersebut
memerlukan studi literatur tersendiri.

Daftar Pustaka
[1] Jared M.Spool, Internet: "Five Usability
Challenges of Web Application “
http://www.uie.com/events/uiconf
%20/2007/%20, [ 2 May 2007]
[2] Robert Frese and Dr Vicki Sauter,
Internet : “Project Success and Failure :
What Is Success, What Is Failure, And How
Can You Improve Your Odds For
Success?”,
http://www.umsl.edu/~rmfv3g/Index.htm
, [3 May 2007]

ISTILAH-ISTLAH BISNIS DALAM BAHASA INGGRIS (BUSINESS TERMS)

Selasa, 29 Desember 2009
ISTILAH-ISTLAH BISNIS DALAM BAHASA INGGRIS (BUSINESS TERMS)


1 Capitalism an economic and social system in which sistem ekonomi dan sosial di mana individu dapat memaksimalkan
individuals can maximize profits because they own the keuntungan karena mereka memiliki alat produksi
means of production
2 Capital equipment Equipment that you use to Peralatan yang Anda gunakan untuk memproduksi sebuah produksi
manufacture a product, provide a service or use to memberikan jasa atau digunakan untuk menjualnmenyimpan dan
sell, store and deliver merchandise mengantarkan barang dagangan.
3 Absorbed costs The indirect costs associated with biaya tidak langsung berhubungan dengan manufaktur
manufacturing, for example, insurance or property taxes misaknya asuransi atau pajak properti.
4 Absorbed costs: The indirect costs associated with manufacturing, biaya tidak langsung berhubungan dengan manufaktur, misalnya,
for example, insurance or property taxes. asuransi atau pajak properti.
5 Equipment Sifat fisik yang lebih atau kurang bersifat permanen biasanya Berguna . Dalam melaksanakan operasi,bangunan pada suatu alat.
6 Lifestyle Sebuah pola hidup yang terdiri dari kegiatan individu, kepentingan
Dan berpendapat.
7 Backup a period in which bond yields rise and prices fall, or a suatu periode di mana imbal hasil obligasi naik dan harga turun
sudden reversal in a stock market trend


8 Capital equipment Equipment that you use to manufacture a peralatan yg digunakan memproduksi sebuah produk,memberikan
product, provide a service or use to sell, store and deliver jasa atau digunakan untuk menjual,menyimpan dan mengantar brg
merchandise

9 Assets: Anything of worth that is owned. Accounts receivable Segala sesuatu berharga yang dimiliki. Piutang adalah aset.
are an asset.

10 Audiotaping: The act of recording onto an audiotape. Tindakan merekam ke kaset.

11 Arrears: Amounts past due and unpaid. Jumlah melewati jatuh tempo dan tidak dibayar.

12 Analysis: Breaking an idea or problem down into its parts Melanggar ide atau masalah ke dalam bagian-bagiannya
a thorough examination of the parts of anything. Pemeriksaan menyeluruh bagian dari apapun.

13 Advertising: The practice of bringing to the public's notice Praktik membawa kepada publik memperhatikan sifat-sifat
the good qualities of something in order to induce the baik dari sesuatu dalam rangka mendorong masyarakat untuk
public to buy or invest in it. membeli atau berinvestasi di dalamnya.

14 Absorbed Account: An account that has lost its separate Sebuah account yang telah kehilangan identitas terpisah dengan
identity by being combined with related accounts in the menjadi dikombinasikan dengan rekening yang terkait
preparation of a financial statement. dalam penyusunan laporan keuangan.

15 Absorbed Business: A company that has been merged Sebuah perusahaan yang telah bergabung ke dalam perusahaan lain.
into another company.

16 Absorption costing: An accounting practice in which fixed Abusive penampungan pajak: Sebuah tempat penampungan pajak
and variable costs of production are absorbed by different bahwa klaim seseorang secara ilegal untuk menghindari atau pajak

17 Abusive tax shelter: A tax shelter that somebody claims illegally Sebuah sistem yang digunakan dalam menghitung depresiasi
to avoid or minimize tax beberapa aset yang diperoleh dengan cara yanmengurangi pajak


18 Accounting insolvency: A the condition that a company is in when its Uang yang Anda berutang kepada orang pribadi atau bisnis untuk
liabilities to its creditors exceeds its assets. barang atau jasa yang telah diterima tapi belum dibayar


19 Account balance: The difference between the debit and the credit Perbedaan antara debet dan sisi kredit account.
sides of an account.

20 Accounts payable: Money which you owe to an individual or business Uang yang Anda berutang kepada orang pribadi atau bisnis untuk
for goods or services that have been received but not yet paid for. barang atau jasa yang telah diterima tetapi belum dibayar

MACAM-MACAM SURAT

Selasa, 24 November 2009
Proforma Invoice
Posted on September 28, 2009 by rusmansyah


Miyopshi Radio Co.,
299 The Kow Loon Road,
Singapore 008
17th August, 2005
Bravo Siera Ltd.,
Jalan Braga 65
Bandung 40111
Dear Sir or Madam,
Your order no. 117
We are pleased to enclose our invoice no. 632 for the Electric Toaster ordered on 15th August.
All are available from stock and will be dispatched soon to you by air after we receive the [...]


Surat Perjanjian Kerja
Posted on September 26, 2009 by rusmansyah
PERJANJIAN KERJA
No.: 03/PK/SDM/PBS/XI/2001
Yang bertanda tangan di bawah ini:
nama : PT Bayu Sejahtera
alamat : Jl. Arief Rahman Hakim 8 Jakarta
dalam hal ini diwakili oleh Dra. Mustika Sari selaku Manajer Personalia, dan selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
nama : Ramelan
alamat : Villa Indah Permai Blok E/20 No. 1 Bekasi 10245
untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.
telah bersepakat untuk [...]





Surat Referensi
Posted on September 25, 2009 by rusmansyah
SUKSES MAKMUR
Jln. Wahid Hasyim 71 Jakarta Pusat, Telp. 2310345, 2310346; Faks. 2310333
E-mail: pemasaran@suksesmakmur.co.id; Homepage: http//www.suksesmakmur.co.id
No.: 100/PEM/SM/X/01
14 Oktober 2001
Yth. Bapak Johan Firmansyah
Manajer Personalia
PT Sarana Informatika
Jln. Suropati 23
Jakarta 10527
Perihal: Referensi
Dengan hormat,
Memenuhi surat permintaan referensi Bapak mengenai Saudara Angling Darma, kami bisa menjelaskan bahwa yang bersangkutan telah bekerja sebagai salesman di PT Sukses Makmur selama 5 tahun, [...]
Surat Undangan Perusahaan
Posted on September 23, 2009 by rusmansyah
PT ABC MOBIL
Jl. Fatahilah No 70 Jakarta Selatan 16658, Tlp. : (021) 9668557
E-mail.www.abcmobil@gmail.com, Web. www.abcmobil.com
No. : 791/SU/XII/2009
10 Desember 2008
Perihal : Undangan
PT HS’ WORD GUIDE
Jl. Rante No. 127A
Bogor 16610
Dengan hormat,
Sehubungan dengan tutup buku tahun 2008, kami bermaksud mengundang anda dalam acara ”Tahun Baru Bersama Mazda” yang akan di laksanakan pada :
hari / tanggal : Sabtu, 31 [...]

Memo internal (penegasan)
Posted on September 20, 2009 by rusmansyah
MEMO INTERNAL
No.: 17/PEM/SM/XII/01
27 Desember 2001
Kepada : Mahesa Jenar
Dari : Manajer Penjualan
Perihal : Penugasan
Tembusan : Manajer Keuangan, Manajer Personalia
Dengan hormat,
Dalam upaya pencapaian target penjualan tahun 2002, dengan ini kami menugaskan Saudara untuk melakukan pameran produk – produk PT Sukses Makmur di kota Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Bandung, dengan jadwal sebagai berikut:
Surabaya : 15 – 20 Januari 2002
Semarang : [...]
Block style with closed punctuation
Posted on August 13, 2009 by rusmansyah
HERJUNO BUSANA & CO.
Jalan Cipaganti 208 Bandung 40131
KM/CH
November 2nd, 2008
Mountleband Corporation
109 The Fifth Street,
Singapore 009
Dear Sir or Madam,
Subject: Mountleband Men’s shirts (optional)
I understand that you are dealers of men’s shirts and should like to receive your current catalogue.
Please let me have full details of Mountleband men’s shirts, especially medium size, together with the terms.
If the [...]
Indented style with open punctuation
Posted on August 13, 2009 by rusmansyah
PAUL SMITH & CARTER LTD.
27 Riverside Close
Birmingham B3 IAD
Your ref. RR/MD
10 August 2004
Our ref. JA/BS
Messrs Edwards & Blake Ltd
___Crighton Works
______Manchester
_________MI 3FY
Dear Sirs
Re Men’s Jean Trousers
Thank you for your letter of 5th August, asking for quotation of our Jean trousers and also thank you for your interest in our Jean’s trousers. The Jean’s trousers you mentioned [...]

Surat resmi? Dalam bahasa Inggris?

Surat resmi? Dalam bahasa Inggris?

Tips pertama:
Selalu gunakan kalimat pengantar dan salam penutup yang baku.
Untuk kalimat pengantar cukup gunakan: Dear Mr. atau Dear Ms.
Bila kita tidak tahu siapa yang akan menerima surat tersebut, misalnya mengirim ke alamat email umum suatu instansi bisa gunakan Dear Madam, Dear Sir,

Untuk salam penutup, saya paling senang menggunakan Sincerely yours,, sangat sopan. Tapi kalau misalnya surat menyuratnya sudah berlangsung berulang kali dengan orang yang sama, kita bisa menggunakan Best regards, atau cukup dengan Best,

Tips kedua:
Jangan lupa untuk berterima kasih.
Kalimat penutup andalan saya biasanya: I am looking forward to hearing from you. Thank you very much.
Kalimat ini memberitahukan kepada sang penerima surat kalau kita menunggu jawabannya atas permintaan kita di surat, dan kita mengucapkan banyak terima kasih sebelumnya. Sangat sopan bukan?

Untuk mengucapkan terima kasih secara umum, bisa juga menggunakan: Thank you for your kind help.

Tips ketiga:
Memohonlah dengan sopan.
Caranya gampang sekali, cukup dengan menggunakan kalimat berpola: I will be very grateful if you could ... Tinggal isi titik-titiknya dengan permohonan yang ingin diajukan. Sopan dan langsung ke tujuan.

Atau contoh dari koala manolo (lihat komentar), If you could ..., it would be most appreciated. Isi titik-titiknya dengan permintaan.

Tips keempat:
Jangan pernah menggunakan singkatan, simbol pengganti kata, atau kata yang bernuansa non-formal.
Jadi tulislah it is, bukan it's. Jangan menulis a la ABG dengan menggunakan 4 untuk for (saya pernah menerima surat yang menggunakan ini. Hampir jatuh dari kursi rasanya) atau u untuk you; dan tulislah thank you dengan baik dan benar.

Tips kelima:
Tulislah nama dengan lengkap. Kalau bisa cantumkan afiliasi di bawah nama. Tanda tangan seperti ini sangat penting, apalagi bila kita menulis surat dalam kapasitas kita sebagai pegawai kantor tertentu.

Tips keenam:
Gunakan huruf besar dan tanda baca dengan baik. Huruf kecil memang imut, tapi dalam surat lebih penting menunjukkan kemampuan kita dalam menggunakan tata bahasa dengan baik dan benar, daripada menunjukkan jiwa kita yang mencintai keunikan.

Kalau kita menggunakan tips singkat ini kepada contoh surat di atas, maka hasilnya menjadi sebagai berikut:

Dear Madam, Dear Sir,

I am X, from Y. I am interested in Z.

I will be very grateful if you could inform me the application deadline and eligibility. I wonder if you could also send me the application form. If it is not possible, I will be thankful if you could inform me where I can find it.

I am looking forward to hearing from you. Thank you very much.

Sincerely yours,

X

BAGAIMANA MENULIS PROPOSAL YANG BAIK?

Jumat, 13 November 2009
VIDEOCONFERENCE SEMINAR
BAGAIMANA MENULIS
PROPOSAL YANG BAIK?
ROOSMALAWATI RUSMAN
JAKARTA, 28 JULI 2003

TIGA KEPUTUSAN YANG HARUS DIAMBIL SEBELUM MELAKUKAN PENELITIAN :
 Keputusan metodologis, yang intinya
berkaitan dengan substansi penelitian
 Keputusan organisatoris, yakni
bagaimana penelitian tersebut akan
diorganisasikan.
 Keputusan pendanaan, yang berkaitan
dengan masalah keuangan/budget

SISTEMATIKA & ISI PROPOSAL UNDP :
I. LATAR BELAKANG
1. KONTEKS PROYEK
2. KERJASAMA DAN INISIATIF TERKAIT
3. PENGALAMAN TERKAIT
II. GAMBARAN PROYEK
1. TUJUAN KEMITRAAN & STRATEGI PROYEK
2. DAMPAK YANG DIHARAPKAN
3. TUJUAN, HASIL & KEGIATAN PROYEK
4. INPUT PROYEK
III. MANAJEMEN DAN EVALUASI PROYEK
1. PERENCANAAN PROYEK
2. MANAJEMEN & AKUNTABILITAS Proyek
3. Penguatan kapasitas
4. Monitoring & evaluasi
IV. Annexes

SISTEMATIKA & ISI PROPOSAL RUKK :
1. JUDUL RISET
2. ABSTRAK
3. PENDAHULUAN
4. KERANGKA KONSEPTUAL
5. METODOLOGI
6. DESAIN RISET
7. JADWAL KEGIATAN
8. BIAYA DAN RINCIAN BIAYA
9. RIWAYAT HIDUP LENGKAP TIM PENELITI
(DISAMPAIKAN TERPISAH DARI PROPOSAL
RISET )

LATAR BELAKANG/PENDAHULUAN :
1) MULAI DENGAN SESUATU YANG AKAN MENARIK
PERHATIAN PEMBACA, MISALNYA DENGAN DATA
ATAU SEBUAH KUTIPAN ATAU CERITA SINGKAT
2) AJUKAN PERTANYAAN-PERTANYAAN YANG MUNCUL
DARI BENAK KITA, YANG MENUNJUKKAN ADANYA
KEINGIN-TAHUAN KITA. MENGAPA KITA TERTARIK
DAN INGIN MENGETAHUI/MEMAHAMI TOPIK
TERSEBUT;
3) JELASKAN ALASAN-ALASAN MENGAPA PERLU/
HARUS DILAKUKAN PENELITIAN; UNTUK ITU PERLU
DIKEMUKAKAN LITERATUR/TULISAN YANG
MENYEBUT PERLUNYA DILAKUKAN PENELITIAN
DALAM TOPIK INI, KURANGNYA PERHATIAN PADA
TOPIK INI DAN KEMUKAKAN PULA MANFAAT DARI
STUDI YANG AKAN DILAKUKAN.
4) JELASKAN BAGAIMANA KITA AKAN
MELAKUKAN PENELITIAN
5) JELASKAN SIAPA YANG AKAN
MEMPEROLEH BENEFIT DARI HASIL
PENELITIAN KITA
6) JELASKAN LUARAN YANG AKAN
DIHASILKAN DARI PENELITIAN INI
7) AKHIRI BAGIAN PENGANTAR DENGAN
SUATU OVERVIEW DARI RANCANGAN
YANG KITA BUAT.


LATAR BELAKANG/PENDAHULUAN :
" ALUR PIKIR YANG JELAS MENGENAI
PEMILIHAN MASALAH DAN MENGAPA
MASALAH TERSEBUT PERLU DITELITI
" SECARA SEDERHANA DAPAT DIRUMUSKAN:
1. WHAT IS THE PROBLEM?
2. WHY IS IT A PROBLEM?
3. WHERE?
4. WHO HAS DONE WHAT ABOUT RESEARCH ON
THIS PROBLEM?

PROSES PERUMUSAN MASALAH :


MASALAH UMUM MASALAH KHUSUS RUMUSAN MASALAH




HIPOTESA: TIDAK ADA DALAM KETIGA
PROPOSAL: TIDAK DIMINTA

 SUATU DUGAAN TENTANG ADA/ TIDAKNYA
HUBUNGAN SEBAB AKIBAT
 TIDAK SELALU DIKEMUKAKAN DALAM
PENELITIAN YANG EKSPLORATIF
 DALAM EXPLANATORY RESEARCH, HARUS
DIKEMUKAKAN DENGAN JELAS, KARENA
TUJUANNYA UNTUK MENGUJI HIPOTESA
 UNTUK MERUMUSKAN HIPOTESA DENGAN
TEPAT, DIPERLUKAN INFORMASI YANG
MEMADAI TENTANG MASALAH DAN
KEMAMPUAN MENGANALISIS ADA/TIDAKNYA
HUBUNGAN.

METODE PENELITIAN: BUKAN
METODOLOGI

 PENDEKATAN, KONSEP & DEFINISI YANG
DIPAKAI
 TEKNIK PENGUMPULAN DATA
 TEKNIK ANALISA DATA
 PERMASALAHAN & LIMITASI DATA
 POPULASI DAN SAMPLE
 PENENTUAN DAERAH PENELITIAN

proposal niaga

Sekretariat: Perumahan Vila Mutiara Cinere Blok D12/03 - Tlp. 0817188836
PROPOSAL
DEKLARASI KOMUNITAS SEPEDA
VILA MUTIARA CINERE






2

DAFTAR ISI
Surat Pengantar .................................................................................. ii
Daftar Isi ........................................................................................... iii
Latar Belakang .................................................................................... 1
Tujuan Kegiatan .................................................................................. 2
Bentuk Kegiatan ……………………………………………………………………………………………… 2
Peserta .............................................................................................. 2
Waktu Pelaksanaan ............................................................................... 3
Anggaran Biaya .................................................................................... 3
Panitia Pelaksana .................................................................................. 3
Penutup .............................................................................................. 4
Lampiran 1 : Agenda Acara ……………………………………………………………………… 5
Lampiran 2 : Contoh Desain Kaos dan Banner …………………………………………….. 6
3
No : 02/K-Vmac/XII/2007
Lamp : 1 Berkas
Hal : Permohonan Sponsor
Kepada:
Yth. Ibu Ariyanti R Gani,
PT. Bank Niaga, Tbk
Niaga Tower Lt. 9
Jln. Jendral Sudirman
Jakarta Selatan
Cc: Ibu Susi
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan kegiatan yang akan kami selenggarakan pada:
Hari, tanggal : Sabtu, 26 Januari 2008
Nama Kegiatan : Pendeklarasian V-Mac dan Genjot Bareng
Tempat : Vila Mutiara Cinere – Depok
Dengan ini kami mengajukan proposal untuk sponsor pada kegiatan
tersebut dengan kompensasi kami bersedia memasang umbul-umbul dan
pemasangan logo Bank Niaga pada T-shirt dan spanduk sebagaimana
desain terlampir.
Besar harapan kami kiranya PT. Bank Niaga, Tbk menjadi sponsor dalam
kegiatan kami.
Demikian kami sampikan,atas kerjasamanya kami mengucapkan
terimakasih.
Depok, 10 Desember 2007
Ketua Pelaksana Sekretaris,
Ahmad Fauzie Ade Candra
0817188836 08129621416
4
PROPOSAL
KOMUNITAS SEPEDA VILA MUTIARA CINERE
(VILA MUTIARA CINERE CYCLING COMMUNITY)
Latar Belakang
Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup
sehat ditunjukan dengan melakukan kegiatan-kegiatan olah
raga. Kegiatan olah raga yang dilakukan secara rutin akan
meningkatkan stamina dan vitalitas tubuh, sehingga akan
memberikan dampak pada meningkatnya stamina dan
produktivitas kerja.
Salah satu kegiatan olah raga yang beberapa tahun
belakangan ini semakin meningkat adalah bersepeda, baik
bersepeda santai, sepeda gunung, sepeda cepat (balap),
sepeda ke kantor, sepeda ke sekolah/kampus, bahkan
sepeda antik (onthel). Hal ini juga ditunjukan dengan
tumbuh dan berkembangnhya komunitas-komunitas sepeda,
khususnya di kawasan kota-kota besar seperti Yogyakarta,
Bandung, dan Jakarta (Jabodetabek).
Menjamurnya komunitas pesepeda tersebut selain dilandasi
oleh alasan pentingnya hidup sehat, hobi, juga kepekaan
terhadap terciptanya lingkungan yang bebas polusi udara
dan isu pemanasan global (global warming).
Diantara komunitas-komunitas tersebut biasanya terdapat
keterkaitan antara sesama anggotanya, misalnya anggota
komunitas MTB-Indonesia sebagiannya juga merupakan
anggota komunitas B2W-Indonesia, dengan demikian maka
antara satu komunitas dengan komunitas sepeda lainnya
terjadi jalinan yang erat dan saling mendukung.
Dalam skala yang lebih kecil, tumbuh juga komunitas-
komunitas sepeda di lingkungan tempat tinggal, misalnya
Sawangan Cycling Community, Cinere Cycling Community,
Depok Cycling Community, dan lain-lain.
Sejalan dengan hal tersebut, maka kami yang berdomisili di
lingkungan perumahan Vila Mutiara Cinere bermaksud untuk
mendeklarasikan berdirinya komunitas sepeda warga
perumahan Vila Mutiara Cinere.
Komunitas pesepeda Vila Mutiara Cinere dimulai pada awal
tahun 2006 oleh beberapa orang yang juga anggota
komunitas b2w-indonesia. Kegiatan tersebut dilandasi
dengan keinginan untuk menumbuhkan kesadaran warga
untuk berolahraga sepeda, berpartisipasi aktif dalam
mengurangi pencemaran udara (polusi) dan penggunaan
BBM, dan mempererat tali persaudaraan (brotherhood)
sesama warga perumahan Vila Mutiara Cinere. Setelah
5
berjalan lebih dari satu tahun maka semakin banyak warga
yang tertarik dan ikut bergabung dengan komunitas ini.
Dengan kesepakatan, akhirnya pada 7 Juli 2007 ditetapkan
beridirinya komunitas sepeda warga perumahan Vila Mutiara
Cinere dengan nama “V-Mac Cycling Community” (V-Mac
merupakan kepedekan dari Vila Mutiara Cinere).
Kegiatan komunitas ini diantaranya adalah:
1. Bersepeda ke kantor
2. Bersepeda santai di hari minggu pagi
3. Tour Sepeda Gunung ke luar kota
4. Cross Country
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini adalah:
1. Mendeklarasikan berdirinya komunitas sepeda Vila
mutiara Cinere (launching)
2. Menjalin perkenalan dan persaudaraan pesepeda antar
komunitas sepeda
3. Memperkenalkan track baru bersepeda kepada komunitas
lain.
4. Sebagai media campaign untuk menumbuhkan kesadaran
masyarakat untuk berolahraga sepeda dan berpartisipasi
aktif dalam mengurangi pencemaran udara (polusi)
dengan mengurangi penggunaan BBM.
Kegiatan
1. Deklarasi V-Mac Cycling Community
2. Ramah-tamah
3. Genjot Bareng - Tour the new track (± 60Km dengan
medan 60% cross country dan 40% on-road)
Peserta
Kegiatan ini akan dihadiri oleh komunitas-komunitas sepeda
yang ada di Jakarta, Depok, dan sekitarnya. Perkiraan
jumlah peserta berdasarkan undangan yang sudah
disampaikan kepada komunitas Pekerja Bersepeda Indonesia
(B2W-Indonesia), Sawangan Cycling Comunty (Casyc),
Cinere Cycling Community (Cinesys), komunitas MTB-
Indonesia, tersebut adalah sekiat 200 orang.
6
Waktu
Kegiatan akan dilaksankan pada hari sabtu, tanggal 26
Januari 2008 dengan agenda acara sebagaimana terlampir.
Anggaran Biaya
Kesekretariatan : Rp 200.000
Dokumentasi : Rp 150.000
P3K : Rp 200.000
Snack : Rp 1.200.000
Makan Siang : Rp 2.400.000
Kaos (disain terlampir) : Rp 8.000.000
Keamanan : Rp 150.000+
JUMLAH : Rp 12.300.000
Sumber Dana
Sumber dana untuk kegiatan ini bersal dari sumbangan
donatur dan perusahaan sponsor.
Panitia Pelaksana
Pelindung : Bp. Zulkarnain
Ketua RW 11 – Vila Mutiara Cinere
Ketua Panitia : Bp. Ahmad Fauzie (Ketua V-Mac)
Wakil Ketua : Bp Harri
Sekretaris : Bp. Ade
Bendahara : Bp. Dion
Seksi Konsumsi : Bp. Deddy
Ibu. Liem
Ibu. Wati
Ibu. Dwi
Ibu. Rita
Seksi Acara : Bp. Sarwo Edi
Bp. Wisnu
Bp. Suryo
Bp. Edi
Bp. Wayan
Bp. Shidiq
Seksi Perlengkapan : Bp, Taufik
Bp. Udin
Keamanan : Bp. Sutisna
Bp. Karmin
Bp. Wahyudin
7
Penutup
Demikian proposal ini kami sampaikan, semoga dapat
memberikan informasi yang cukup jelas sehingga
dapat menjalin kerjasama yang baik.
Atas kerjasama dan kebijaksanaannya, kami
mengucapkan terimakasih.
8
Lampiran 1: Agenda Acara
AGENDA ACARA
06.00 – 07.00 : Peserta berkumpul di Lapangan Blok D - Vila Mutiara Cinere
07.00 – 07.15 : Sambutan dan pendeklarasian V-Mac Cycling Community
07.15 – 07.25 : Penutupan dan pembacaan do’a
07.30 - 09.30 : Pemberangatan peserta Tour New Track Etape-1
09.30 – 10.00 : Istirahat pos 1
10.00 - 12.00 : Pemberangkatan peserta Tour New Track Etape-2
12.00 – 13.00 : Istirahat dan makan siang, peserta kembali ke rumah
masing-masing
9
Lampiran 2 : Contoh Desain Kaos dan Banner
Contoh Desain T-Shirt
Contoh desain banne

SISTEMATIKA PROPOSAL SKRIPSI

SISTEMATIKA PROPOSAL SKRIPSI
PEDOMAN PENULISAN PROPOSAL SKRIPSI LENGKAP

Proposal Skripsi yang ditulis harus mengikuti pedoman yang telah ditetapkan.
A. Format Penulisan dan Pengetikan Artikel
1. Artikel harus diketik 1 (satu) spasi pada kertas ukuran A4 dengan panjang artikel
maksimal 12 (dua belas) halaman, tidak termasuk daftar pustaka. Batas tepi atas,
bawah, dan kanan dibuat 2,5 cm dan untuk tepi kiri 3 cm. Jenis huruf Times New
Roman ukuran 12 (kecuali judul artikel ukuran 14), menggunakan pengolah kata MS
Word 2003.
2. Halaman pertama harus mencantumkan judul tulisan, nama penulis, npm, alamat
email.
3. Penomoran menggunakan angka Arab.
4. Alinea kedua dan seterusnya dimulai pada ketukan kesepuluh dari batas tepi kiri
ketikan
5. Penomoran halaman judul sampai dengan daftar pustaka menggunakan angka Arab,
ditempatkan di tepi bawah tengah, dari tepi bawah ke atas 1,5cm.
6. Tabel, gambar, dan grafik harus diberi nomor dengan menggunakan angka Arab serta
dicantumkan sumber atau acuannya. Penomoran tabel diletakkan pada bagian atas
tabel, sedangkan penomoran gambar dan grafik diletakkan pada bagian bawah
gambar atau grafik.
B. Kata Kunci (Keywords)
Setelah intisari cantumkan 4 (empat) – 5 (lima) kata kunci menyangkut isi artikel.
C. Sitasi Pustaka
Karya yang diacu harus menggunakan “sistem penulis-tahun-halaman” yang mengacu
pada daftar pustaka.
1. Dalam teks, karya diacu dengan cara menulis nama akhir/keluarga penulis dan tahun
serta halaman dalam tanda kurung, contoh: untuk satu penulis (Gitman, 2006:99), dua
penulis (Van Horne dan Wachowiz, 2000:88), lebih dari 2 penulis (Said et al.,
2001:30).
2. Apabila sitasi pustaka lebih dari satu tulisan oleh penulis yang sama dalam tahun
penerbitan yang sama, gunakan akhiran a, b dan seterusnya setelah tahun pada acuan,
contoh: (Hadianto, 2007a:28) atau (Hadianto, 2007b:20).
3. Sitasi pustaka yang merupakan karya institusional sedapat mungkin harus
menggunakan akronim atau singkatan sependek mungkin, contoh: (BPS, 2005).
2
D. Daftar Pustaka
Setiap artikel harus mencantumkan daftar pustaka yang isinya hanya karya yang diacu.
Untuk daftar pustaka, gunakan format berikut:
1. Urutkan pustaka berdasarkan abjad, sesuai dengan nama akhir/keluarga pengarang
atau institusi yang bertanggung jawab atas suatu karya.
2. Gunakan inisial nama depan dari penulis.
3. Judul jurnal tidak boleh disingkat.
4. Kalau lebih dari satu karya oleh penulis yang sama, urutkan secara kronologis waktu
terbitan. Dua karya atau lebih dalam satu tahun oleh penulis yang sama dibedakan
dengan huruf setelah tahun.
Beberapa contoh penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
a. Untuk jurnal/majalah ilmiah
Anastasia, N., Gunawan, Y.W., dan Wijiyanti, I., (2002), “Analisis Fundamental dan
Risiko Sistematik Terhadap Harga Saham Properti di Bursa Efek Jakarta”,
Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6 (1), hal. 123-132.
Saatcioglu, K., dan Starks, L.T., (1998), “The Stock Price-Volume Relationship in
Emerging Stock Market: The case of Latin America”, International Journal of
Forecasting, 14 (2), hal. 215-225.
b. Untuk buku
Gitman, L.J., (2006), Principle of Managerial Finance. 11th Edition. Pearson Addison-
Wesley, Boston.
Supranto, J., (2001), Statistik: Teori dan Aplikasi, Edisi Keenam, Jilid Kedua, Penerbit
Erlangga, Jakarta.
c. Untuk makalah dan karya ilmiah lainnya yang tidak diterbitkan.
Hadianto, B., (2007), Pengaruh Volume Perdagangan dan Risiko Sistematik Terhadap
Return Saham Telkom dan Indosat di Bursa Efek Jakarta selama 1997-2004.
Tesis Magister Sains, Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Bandung
(tidak dipublikasikan).
d. Untuk referensi yang diakses dari internet
Hernanda, A.R., (2008), “Harga Benih Sawit Diperkirakan Melonjak”, Harian Bisnis
Indonesia, 13 Maret 2008 diakses dari http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisiharian/
agribisnis/1id48618.html pada tanggal 1 April 2008.
E. Catatan Kaki
Catatan kaki tidak digunakan untuk sitasi. Catatan kaki tekstual harus digunakan hanya
untuk perluasan informasi yang jika dimasukkan dalam teks bisa mengganggu kontinuitas
bacaan.
3
F. Sistematika Penulisan
Agar lebih jelas maka akan diberikan contoh Proposal Skripsi singkat (lihat halaman
berikutnya).